Sejarah Android Wear, Twitter dan Friendster

Sejarah  Android Wear, Twitter dan FriendsterSejarah  Android Wear, Twitter dan Friendster - Kita sudah meliat setiap hari bagaimana teknologi berkembang dari waktu ke waktu. Tetapi juga penting untuk melihat sejarah asal mula terbentunya teknologi tersebut.

Google mengumumkan Android Wear (18 Maret 2014)

2014 adalah tahun dimana Google dan Apple menghadirkan platform jam tangan pintar kepada dunia, dan semuanya dimulai dengan Android Wear (sekarang berganti nama menjadi Wear OS). Saat pertama kali diumumkan, Google sudah melakukan yang terbaik untuk menciptakan suatu visi yang jelas tentang jam tangan pintar yang dilekatkan pergelangan tangan Anda. Android Wear memiliki sekitar empat fitur utama di antaranya pencarian suara, pelacakan aktivitas, notifikasi dan kendali jarak jauh.

Sebagian besar janji-janji Google sudah dipenuhi. Sementara itu "OK Google" masih belum memiliki fitur lengkap seperti sekarang ini. Fitur pengenalan suara sungguh sangat mengesankan pada tahun 2014, dan cukup andal dalam pembuatan informasi pada kalender dan cuaca. Google Now (yang pertama kali diluncurkan pada smartphone Android) mencoba memunculkan informasi yang relevan berdasarkan data di email, kalender, dan aplikasi Google lainnya. Sekilas informasi yang tersedia beserta pemberitahuan penting dari ponsel merupakan fitur yang cukup praktis.

Lima tahun sudah berlalu, Wear OS lebih baik dengan tampilan UI yang lebih inovatif, bahkan dengan adanya Google Assistant membuat semuanya bekerja sedikit lebih efisien serta daya tahan baterai tidak lagi menjadi masalah dan ada lebih banyak fitur. Dengan banyaknya kemitraan pada perangkat keras Google berarti ada lebih banyak variasi jam tangan pintar yang dapat dipilih. Namun terlepas dari perbaikan-perbaikan ini, smartwatches Wear OS hanya menampung sebagian kecil pasar, tertinggal dari Apple, Samsung dan Fitbit.

Twitter didirikan (21 Maret 2006)

Jauh lebih banyak orang menggunakan Facebook daripada Twitter, tetapi posisi si burung biru dalam ruang lingkup social media tidak dapat diabaikan. Di satu sisi, Twitter adalah platform yang bagus untuk berita, diskusi secara real time. Di sisi lain, Twitter merupakan platform yang sering digunakan oleh segelintir orang untuk melakukan tindakan penipuan serta menyebarkan informasi yang menyesatkan. Mungkin yang paling memberatkan, butuh bertahun-tahun Twitter untuk mengakui banyak masalah bagi penggunanya sendiri. Memang, Twitter mungkin lebih dikenal karena permasalahannya dari pada produknya sendiri.

Co-founder Jack Dorsey awalnya menciptakan Twitter hanya sebagai layanan berbasis SMS untuk mengirim pesan pendek dalam skala kecil. Tweet pertama dikirim melalui SMS oleh Dorsey pada 21 Maret 2006; bunyinya "just setting up my twttr".Twitter ini digunakan sebagai alat internal di perusahaan tempat Dorsey bekerja, diluncurkan kepada publik pada Juli 2006 dan kemudian dipisah sebagai perusahaan sendiri pada tahun berikutnya.

Friendster diluncurkan (22 Maret 2002)

Friendster diluncurkan bertahun-tahun sebelum adanya Twitter, Facebook, MySpace. Pada dasarnya setiap situs jejaring sosial yang ada sama bahkan sampai saat sekarang ini, Friendster merupakan dasar bagi awal masa-masa social media. Anda dapat menemukan teman-temana, memposting apa yang anda fikirkan, berbagi foto dan pesan.

Platform ini diciptakan oleh programmer komputer Kanada Jonathan Abrams. Asal muasal nama Friendster berawal dari penggabungan kata friend and Napster. Pada masa itu platform ini sudah mengumpulkan tiga juta pengguna dalam kurun waktu beberapa bulan saja, namun Friendster dijebak oleh MySpace pada April 2004, sejak saat itu Friendster sulit untuk bangkit kembali meskipun sempat bertahan selama hampir 15 tahun. Belakangan dalam dasawarsa ini, Friendster tumbuh di Asia, dan akhirnya diakuisisi oleh perusahaan internet besar Malaysia, MOL Global, pada Desember 2009. Percaya atau tidak, situs ini mencoba hadir kembali ke dalam social media dan hiburan pada tahun 2011, tetapi kemudian pada tahun 2015 dihentikan lagi, dan secara resmi tutup sebagai perusahaan pada 1 Januari 2019.

Ada sejumlah alasan mengapa Friendster tidak bisa bertahan di jejaringan social media, tetapi banyak yang menyesalkan keputusan perusahaan untuk tidak menjual ke Google pada tahun 2003. Google menawarkan $ 30 juta, jika jadi terjual tentu saja Google dapat meningkatkan sumber daya yang tersedia untuk Friendster. Jurnalis Gary Rivlin mencatat di New York Times pada 2006 bahwa sebagian besar masalah Friendster hanyalah kinerja situs: banyak hal yang perlu diperbaiki dalam masasalah waktu loading. Ketika MySpace diluncurkan dan tampil lebih baik, itu adalah akhir dari Friendster, meskipun bertahan selama bertahun-tahun.
Load comments

Popular posts

Tanaman Hias Apung Aquascape Atau Kolam Amazon frogbit

Tanaman Hias Cryptocoryne Untuk Aquascape Dan Aquarium

Tanaman Hias Aquascape Atau Aquarium Cabomba caroliniana

Cara Merubah Tampilan Template Contempo Blogger

Kisah Singkat Dibalik Terbentuknya Logo Terkenal Di Dunia

Gunakan Google Lighthouse Untuk Meningkatkan Performa Website

Daftar Nama Domain Yang Dimiliki Oleh Google